Jakarta- Larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit adalah sifat larutan berdasarkan daya hantar listriknya. Larutan elektrolit adalah larutan yang zatnya mampu menghantarkan arus listrik ketika dilarutkan dalam air, sedangkan larutan non-elektrolit adalah larutan yang zatnya tidak dapat menghantarkan arus listrik.Apakahelektrolit yang digunakan dalam percobaan tersebut? A. CrCl 3 B. CrF 4 C. CrF 5 D. Na 2 Cr 2 O 7 E. Cr 2 O 3 Pembahasan Soal #1: 0,01 mol Cr diendapkan oleh 0,06 mol elektron, maka 1 mol Cr = 0,06/0,01 mol elektron 1 mol Cr = 6 mol elektron Reaksi pada katode (reduksi kation) yang sesuai adalah yang membutuhkan 6 mol elektron sehingga SeeFull PDFDownload PDF. Laporan Hasil Pengamatan Praktikum Larutan Elektrolit dan Non- elektrolit BAB I PENDAHULUAN f1.1 Judul Laporan Hasil Uji daya hantar listrik pada larutan elektrolit dan non elektrolit 1.2 Latar Belakang Larutan memiliki peran besar dalam kehidupan sehari- hari beberapa contoh diantaranya seperti air mineral yang kita
Sesuaidata tersebut, yang merupakan elektrolit lemah adalah . A. 1 dan 2. B. 1 dan 3. C. 2 dan 3. D. 2 dan 4. E. 3 dan 4. Kunci Jawaban : C. Soal nomor 9. Dua larutan A dan B diuji dengan alat uji elektrolit.
2 Larutan CuSO4 dielektrolisis dengan elektroda inert sehingga menghasilkan 224 mL gas di anoda. Tentukanlah massa endapan yang berada di katoda jika Ar Cu adalah sebesar 63,5! Jawaban: Larutan CuSO4 atau tembaga (II) sulfat adalah larutan elektrolit yang dapat terpecah menjadi ion Cu2+ yang bermuatan positif, dan ion SO2- yang bermuatan negatif.