3 Hadits Kiamat. Keadaan kiamat dan akhirat nanti . —. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah tabaraka wa ta’ala menggenggam bumi pada hari kiamat, Allah melipat langit dengan tangan kanan-Nya, kemudian Allah berkata
Jakarta - Nama-nama hari kiamat disebut dalam Al Quran dalam beragam istilah. Hari kiamat atau hari akhir sendiri adalah peristiwa hancurnya kehidupan serta semua yang ada di alam muslim mengemban kewajiban untuk mengimani kedatangan hari tersebut adalah benar adanya. Dirtambah lagi, beriman kepada hari akhir termasuk dalam rukun iman. Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 177,لَّيْسَ ٱلْبِرَّ أَن تُوَلُّوا۟ وُجُوهَكُمْ قِبَلَ ٱلْمَشْرِقِ وَٱلْمَغْرِبِ وَلَٰكِنَّ ٱلْبِرَّ مَنْ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ وَٱلْمَلَٰٓئِكَةِ وَٱلْكِتَٰبِ وَٱلنَّبِيِّArtinya "Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi..."Memahami istilah hari kiamat yang tertulis di dalam Al Quran menjadi salah satu dari berbagai cara yang dapat dilakukan sebagai wujud mengimani keberadaannya. Mengutip buku Pendidikan Agama Islam Akidah Akhlak untuk Madrasah Tsanawiyah Kelas IX oleh Drs. H. Masan AF dan Get Smart PAI oleh Udin Wahyudin, berikut nama-nama hari kiamat berdasarkan firman Allah Yaumul Akhir atau hari akhir, termaktub dalam surat Al Baqarah ayat 8 berikutوَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَArtinya "Dan di antara manusia ada yang berkata, "Kami beriman kepada Allah dan hari akhir," padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman."2. Yaumul Qiyamah atau hari kiamat, termaktub dalam surat Al Baqarah ayat 85فَمَا جَزَاءُ مَنْ يَفْعَلُ ذَٰلِكَ مِنْكُمْ إِلَّا خِزْيٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يُرَدُّونَ إِلَىٰ أَشَدِّ الْعَذَابِ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَArtinya "...Maka tidak ada balasan yang pantas bagi orang yang berbuat demikian di antara kamu selain kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari Kiamat mereka dikembalikan kepada azab yang paling berat. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan."3. Yaumul Hasrah atau hari penyesalan, termaktub dalam surat Maryam ayat 39وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْحَسْرَةِ إِذْ قُضِيَ الْأَمْرُ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ وَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَArtinya "Dan berilah mereka peringatan Muhammad tentang hari penyesalan, yaitu ketika segala perkara telah diputus, sedang mereka dalam kelalaian dan mereka tidak beriman."4. Yaumul Ba'as atau hari berbangkit, termaktub dalam surat Ar Rum ayat 56وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَالْإِيمَانَ لَقَدْ لَبِثْتُمْ فِي كِتَابِ اللَّهِ إِلَىٰ يَوْمِ الْبَعْثِ ۖ فَهَٰذَا يَوْمُ الْبَعْثِ وَلَٰكِنَّكُمْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَArtinya "Dan orang-orang yang diberi ilmu dan keimanan berkata kepada orang-orang kafir, 'Sungguh, kamu telah berdiam dalam kubur menurut ketetapan Allah, sampai hari kebangkitan. Maka inilah hari kebangkitan itu, tetapi dahulu kamu tidak meyakininya.'"5. Yaumul Hisab atau hari perhitungan, termaktub dalam surat Sad ayat 16وَقَالُوا رَبَّنَا عَجِّلْ لَنَا قِطَّنَا قَبْلَ يَوْمِ الْحِسَابِArtinya "Dan mereka berkata, 'Ya Tuhan kami, segerakanlah azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari perhitungan.'"6. Yaumud Din atau hari pembalasan, termaktub dalam surat Al Fatihah ayat 4مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِArtinya "Pemilik hari pembalasan."7. Yaumul Haq atau hari yang pasti terjadi, termaktub dalam surat An Naba ayat 39ذَٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّ ۖ فَمَنْ شَاءَ اتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِ مَآبًاArtinya "Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barang siapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya."8. Yaumul Jam'i atau hari berkumpul, termaktub dalam surat Asy Syura ayat 7وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لِتُنْذِرَ أُمَّ الْقُرَىٰ وَمَنْ حَوْلَهَا وَتُنْذِرَ يَوْمَ الْجَمْعِ لَا رَيْبَ فِيهِ ۚ فَرِيقٌ فِي الْجَنَّةِ وَفَرِيقٌ فِي السَّعِيرِArtinya "Dan demikianlah Kami wahyukan Al-Qur'an kepadamu dalam bahasa Arab, agar engkau memberi peringatan kepada penduduk ibukota Mekah dan penduduk negeri-negeri di sekelilingnya serta memberi peringatan tentang hari berkumpul Kiamat yang tidak diragukan adanya. Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka."9. Yaumul Khulud atau hari kekekalan, termaktub dalam surat Qaf ayat 34ادْخُلُوهَا بِسَلَامٍ ۖ ذَٰلِكَ يَوْمُ الْخُلُودِArtinya "masuklah ke dalam surga dengan aman dan damai. Itulah hari yang abadi.'"10. Yaumul Fasli atau hari keputusan, termaktub dalam surat Ad Dukhan ayat 40إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيقَاتُهُمْ أَجْمَعِينَArtinya "Sungguh, pada hari keputusan hari Kiamat itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya,"11. Yaumul Wa'id atau hari terlaksananya ancaman, termaktub dalam surat Qaf ayat 20وَنُفِخَ فِي الصُّورِ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمُ الْوَعِيدِArtinya "Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari yang diancamkan."12. Yaumul Khuruj atau hari keluar dari kubur, termaktub dalam surat Qaf ayat 42يَوْمَ يَسْمَعُونَ الصَّيْحَةَ بِالْحَقِّ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمُ الْخُرُوجِArtinya "Yaitu pada hari ketika mereka men-dengar suara dahsyat dengan sebenarnya. Itulah hari keluar dari kubur."13. Yaumut Tagabun atau hari ditampakkan kesalahan-kesalahan, termaktub dalam surat At Tagabun ayat 9يَوْمَ يَجْمَعُكُمْ لِيَوْمِ الْجَمْعِ ۖ ذَٰلِكَ يَوْمُ التَّغَابُنِ ۗArtinya "Ingatlah pada hari ketika Allah mengumpulkan kamu pada hari berhimpun, itulah hari pengungkapan kesalahan-kesalahan,"14. Yaumut Tanad atau hari panggil memanggil, termaktub dalam surat Gafir ayat 32وَيَا قَوْمِ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ يَوْمَ التَّنَادِArtinya "Dan wahai kaumku! Sesungguhnya aku benar-benar khawatir terhadapmu akan siksaan hari saling memanggil,"15. Yaumul Mau'ud atau hari yang dijanjikan, termaktub dalam surat Al Buruj ayat 2وَالْيَوْمِ الْمَوْعُودِArtinya "dan demi hari yang dijanjikan."16. Yaumul Fathi atau hari kemenangan, termaktub dalam surat As Sajdah ayat 29قُلْ يَوْمَ الْفَتْحِ لَا يَنْفَعُ الَّذِينَ كَفَرُوا إِيمَانُهُمْ وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَArtinya "Katakanlah, 'Pada hari kemenangan itu, tidak berguna lagi bagi orang-orang kafir keimanan mereka dan mereka tidak diberi penangguhan.'"17. Yaumul Kabir atau hari yang besar, termaktub dalam surat Hud ayat 3وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍArtinya "Dan jika kamu berpaling, maka sungguh, aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar Kiamat,"18. Yaumul 'Asir atau hari yang sulit, termaktub dalam surat Al Muddassir ayat 9فَذَٰلِكَ يَوْمَئِذٍ يَوْمٌ عَسِيرٌArtinya "maka itulah hari yang serba sulit,"19. Al Ghasiyah atau kejadian yang menyelubungi, termaktub dalam surat Al Gasyiyah ayat 1هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِArtinya "Sudahkah sampai kepadamu berita tentang hari Kiamat?" Simak Video "Permintaan Maaf Wanita Simpan Al-Qur'an Dekat Sesajen-Akui Tertarik Islam" [GambasVideo 20detik] rah/lus Dayaitu makin lama makin habis. Bisa kita bayangkan, seandainya suatu saat nanti keseimbangan itu tidak ada lagi, bumi akan meluncur dengan kekuatan yang mahadahsyat menabrak matahari. dengan demikian, hancurlah bumi ini. 3) kiamat menurut ahli geologi : Menurut ilmu geologi, bumi ini terdiri dari semacam gas panas (nebula). Di dalam perut Hari Kiamat menurut Al-Qur’an Dengan mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an, kita dapat memahami bahwa pada tahap pertama kehidupan alam akhirat bukan dihidupkannya kembali manusia, tetapi terjadi per-ubahan yang menyeluruh di dalam sistem dan hukum alam semesta, lalu terjadilah alam akhirat yang memiliki ciri-ciri khas yang tidak mungkin dapat kita ketahui secara detail. Dan nyatanya, kita tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai hal itu. Ketika hari itu terjadi, seluruh umat manusia akan dibangkitkan secara bersamaan, dari manusia pertama yang diciptakan Allah SWT sampai manusia terakhir, agar mereka semua dapat melihat akibat dan hasil dari perbuatan mereka di dunia ini, yang kemudian mereka akan menempati surga atau neraka selama-lamanya. Ayat-ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan masalah ini banyak sekali, sementara pembahasan tentangnya memerlukan waktu dan tempat yang cukup, untuk itu pada kesempatan ini kami akan menjelaskannya secara singkat saja. Hari kiamat menurut ilmu ASTRONOMI Kiamat adalah salah satu misteri ilahi yang terjaga kerahasiaannya. Dan saya yakin sampai sekarangpun tidak bisa diprediksi dan tidak bisa ditemukan dalam prespektif pandangan manapun. Hari kiamat menurut ilmu GEOLOGI Menurut ilmu geologi, bumi ini terdiri dari semacam gas panas nebula.Didalam perut bumi,masih tersimpan gas-gas panas yang karakternya berkembang dan mendesak tidak meletus akibat desakan ini karena diimbangi oleh tekanan atmosfir dari saat tekanan dari dalam itu akan lebih kuat sehingga terjadi gempa dan letusan gunung. Namun, suatu saat tekanan gas dari dalam melemah dan habis sama sekali karena gas yang ada lambat laun menjadi cair dan itu, tekanan dari luar semakin kuat sehingga bumi akan hancur dan isinya berhamburan. Hari kiamat menurut ilmu ASTRONOMI Ahli astronomi menjelaskan bahwa planet-planet beredar diangkasa mengelilingi ini berjalan rapi tanpa terjadi tabrakan dan benturan karena adanya daya tarik-menarik tersebut tidak selamanya itu semakin lama semakin habis. Bisa kita bayangkan, seandainya suatu saat nanti keseimbangan itu tidak ada lagi, bumi akan meluncur dengan kekuatan yang mahadahsyat menubruk matahari. Dengan demikian,hancurlah bumi ini. Hari kiamat menurut ilmu FISIKA Letak matahari diperkirakan 150*1000000 kilometer jauhnya dari matahari akan sampai ke bumi dalam waktu 8 menit 20 fisikawan telah menghitung energi matahari yang dipancarkan sama dengan 5,7* 1000000000000000000000000000 kalori per menit dan mampu menyala selama 50 miliar demikian, waktu menyala bagi matahari juga terbatas dan pada suatu hari nanti, matahari tidak akan bersinar lagi. Ayat15 Surah An-Nahl ini juga menyiratkan bagaimana proses geologi berjalan. REPUBLIKA.ID; REPUBLIKA TV; GERAI; IHRAM; REPJABAR; REPJOGJA; RETIZEN; BUKU REPUBLIKA; REPUBLIKA NETWORK; Tuesday, 4 Muharram 1444 / 02 August 2022 Alquran Digital; ISLAM DIGEST Nabi Muhammad; Muslimah; Kisah; Fatwa