Dalam menjalankan usaha ayam potong, modal harus dipersiapkan dengan baik. Modal ini pendanaan persiapan tempat, bibit ayam, dan pakannya. Seluruh modal ini harus dihitung dengan baik untuk menentukan Break Even Point (BEP) dari ayam potong.

cara simpel menentukan harga perpotongan, untuk melayani pembelian ayam dalam kebutuhan sedikit yang biasanya para keluarga kecil.
1. Tentukan Harga Jual Ayam Potong Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan harga jual ayam potong. Harga jual ayam potong biasanya ditentukan berdasarkan berat ayam. Anda bisa menetapkan harga per kilogram atau per satu ekor ayam. Alhasil, dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan ayam jenis lainnya, ayam broiler sudah dapat dijual, sehingga memberikan keuntungan terhadap cepatnya waktu perputaran modal. Dalam sekali panen untuk 1000 ekor ayam potong dapat mencapai hingga Rp 11,8 juta dalam waktu 2 bulan. Untung banget! Dengan harga penjualan ayam potong/kg adalah Rp.25.000, artinya, hasil penjualan yang bisa didapatkan dari 1 ekor ayam broiler adalah Rp.50.000. Dari 97 ekor yang dipanen, berat total yang bisa didapatkan adalah 194 kg. Artinya, hasil penjualan yang bisa didapatkan adalah sebanyak Rp.4.850.000., b. Cara Menghitung Keuntungan Ayam Broiler
Masa Panen. Saat panen tiba yaitu umur 30 hari, dan harga jual ayam broiler saat itu Rp 17.800 /kg. Maka peternak bisa menghitung laba atau keuntungannya dengan cara : Laba = Harga Jual - BEP. = Rp 17.800 - Rp 15.511/kg. = Rp 2.289/kg. Jika dihitung per ekor maka bisa dikalikan, yaitu Rp 2.289 X 1,7, hasilnya Rp 3.892.
Cara menghitung harga jual ayam potong ,yg biasa saya pake rumus contoh: harga ayam brangkas dibagi empat karna ayam brangkas setelah di potong berkurang sekitar 250gr jadi ayam potong perkilonya berkurang sekitar 1/4 kg dan perhitungannya sebagai berikut contoh hari ini harga ayam brangkas jatuh di harga Rp 19000 jadi rumusnya

Udin membeli terigu sebanyak 185 kg, kemudian dijual kepada Pak Diding sebanyak 100 kg dengan harga Rp4.000,00 per kg dan sisanya dijual dengan harga Rp8.000,00 per kg. Tentukan harga jual terigu tersebut! Jawab: Sisa terigu = 185 kg - 100 kg = 85 kg. Harga jual terigu = (100kg x Rp4.000,00) + (85kg x Rp8.000,00)

Investasi awal untuk ternak ayam potong. Berikut adalah rincian modal awal yang dibutuhkan: Sewa lahan 100 m2 : Rp 10.000.000. Kandang ternak : Rp 5.300.000. Peralatan makan dan minum : Rp 800.000. Peralatan lainnya : Rp 800.000. Sehingga total modal awal yang harus anda persiapkan untuk ternak ayam potong adalah Rp 16.900.000,-. .
  • k2yih9vov4.pages.dev/243
  • k2yih9vov4.pages.dev/405
  • k2yih9vov4.pages.dev/19
  • k2yih9vov4.pages.dev/25
  • k2yih9vov4.pages.dev/331
  • k2yih9vov4.pages.dev/49
  • k2yih9vov4.pages.dev/368
  • k2yih9vov4.pages.dev/239
  • cara menghitung harga jual ayam potong